Rumah Ramah Lingkungan

Isu pemanasan global telah terlihat dampaknya, sudah banyak orang yang ikut berpartisipasi dalam mencegah dampak global warming agar tidak semakin besar. Kini saatnya kita juga ikut melakukan upaya-upaya untuk bisa membantu mengurangi laju pemanasan global. Tidak perlu jauh-jauh, hal tersebut dapat dimulai dari rumah kita.

Pernahkah anda mendengar istilah Rumah ramah lingkungan? meski banyak perumahan dan beberapa agen perumahan menggunakan konsep ramah lingkungan, tetapi nyatanya hal itu hanya promosi pemasaran semata. Masalahnya, belum terlalu banyak orang yang mengerti bagaimana cara mewujudkan atau membangun sebuah rumah dengan konsep ramah lingkungan.

Bagi anda yang sedang berencana mencari atau pun merenovasi rumah, anda bisa menciptakan rumah ramah lingkungan versi anda sendiri, ada 3 hal yang perlu diperhatikan saat hendak membuat rumah dengan konsep ramah lingkungan.

1. desain rumah itu sendiri

Sebagai permulaan, anda dapat merancang rumah yang sesuai dengan green architecture. Pemilihan material menjadi sangat penting, sisihkan lahan sebesar 30% untuk ditanami pohon dan tumbuhan. Hal ini berguna sebagai area penyerapan air dan karbondioksida. Di daerah yang ditanami pohon atau tumbuhan ini, udara akan lebih sejuk dan bisa melindungi penghuni rumah dari terik matahari yang menyengat. rumah yang ramah lingkungan juga memerlukan banyak ventilasi dan jendela yang lebar. Dengan banyaknya ventilasi dan jendela yang lebar di tempat-tempat yang tepat, rumah tidak terasa panas dan udara sejuk dapat mengalir masuk ke dalam rumah.

2. pengaturan pemakaian air dan listrik

Pengaturan pemakaian air dan listrik ini dapat diterapkan dalam pemilihan barang elektronik dirumah anda. Sekarang ini banyak barang-barang elektronik yang sudah menggunakan watt (satuan listrik) dalam ukuran kecil namun fungsinya tetap sama. Juga batasi jumlah penggunaan barang-barang elektronik anda. Pengoptimalisasian ruangan dapat membantu mewujudkan rumah yang ramah lingkungan. Misalnya sebuah keluarga yang beranggotakan 4 orang dapat memakai 2 kamar mandi saja. Tentunya hal ini bisa menghemat pemakaian air jika dibandingkan dengan 4 anggota keluarga yang menggunakan 3 atau 4 kamar mandi. Jadi dengan desain rumah yang tepat, kita sekaligus dapat menghemat pemakaian air juga listrik.

3. pengelolaan limbah rumah tangga.

Pengelolaan limbah rumah tangga dapat dilakukan dengan pemisahan sampah berdasarkan jenisnya (organik-nonorganik), mampu memanfaatkan sampah organik dan organik secara baik, serta pembuatan biopori. kerja sama antar anggota juga diperlukan agar terciptanya lingkungan dan rumah yang asri.

Namun, bukan hanya rancangan rumah saja dalam mewujudkan sebuah rumah yang ramah lingkungan. Kesadaran dan sikap nyata dari si penghuni rumah untuk mewujudkan rumah ramah lingkungan juga sangatlah diperlukan. Beberapa langkah diatas bukanlah hal yang sulit jika Anda memang benar-benar menyadari dan menginginkannya. Dengan memadukan desain rumah, penghematan air dan listrik, serta pengelolaan limbah domestik yang baik, usaha untuk membuat rumah ramah lingkungan dapat memberikan hasil yang maksimal dalam mengurangi pemanasan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *