One Health

peningkatan jumlah populasi manusia yang mencapai 1,1% setiap tahun menyebabkan peningkatan permintaan pangan, energi, dan lahan untuk manusia. Berbagai usaha telah dilakukan oleh manusia untuk dapat  memenuhi kebutuhan tersebut salah satunya melalui revolusi hijau untuk memenuhi kebutuhan pangan. Untuk memenuhi permintaan akan energi juga dilakukan dengan melakukan eksploitasi terhadap sumber energi yang berasal dari fosil, energi terbarukan, dan juga energi nuklir. Permintahan akan kebutuhan lahan bagi pertanian dan pemukiman penduduk juga menyebabkan perluasan lahan yang didapat dengan membuka hutan.

Upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia secara tidak sadar memiliki dampak postif dan negatif. Dampak positif yang paling dirasakan yaitu dari sektor pemenuhan kebutuhan pangan dimana dengan teknologi kebutuhan pangan kita dapat bertambah seiring pertambahan penduduk serta tidak hanya di sektor pertanian namun juga sektor peternakan. Dengan adanya tuntuntan penambahan jumlah produk pangan membuat sektor pertanian dan peternakan fokus kepada peningkatan kuantitas produksi dengan menggunakan beragam teknologi salah satunya GMO (genetic modified organism) atau disebut juga PRK (produk rekayasa genetik). Contohnya seperti beras yang biasanya dipanen setahun sekali pada saat ini bisa dipanen 2-4 kali dalam setahun. Untuk sektor ternak, dengan teknologi manajemen ternak dan pengolahan nutrisi yang tepat dapat meningkatkan produk peternakan hingga 2-3 kali lipat. Jika dilihat dari tujuannya untuk meningkatkan produk pangan, upaya yang dilakukan telah berhasil. Namun, setelah beberapa dekade terjadi penurunan kualitas lingkungan dikarenakan lingkungan memiliki batas maksimum untuk dieksploitasi.

Kenapa lingkungan bisa rusak?

Peningkatan  jumlah kebutuhan produk pertanian, umunya membutuhkan pasokan air, mineral, dan tambahan pupuk dengan jumlah yang tinggi. Pupuk atau tambahan kimia yang diberikan pada tanah menyebabkan keseimbangan tanah terganggu yang berakibat pada penurunan kualitas tanah. Hal ini semakin diperparah dengan dampak perubahan iklim sehingga menyebabkan suplai air tidak dapat diprediksi lagi. Sektor peternakan juga memilioki resiko terkait upaya peningkatan produksi ternak. Seperti kita ketahui adanya penyakit sapi gila atau dikenal dengan BSE (Bovine Spongioform Encelophaty). Penyakit ini terjadi akibat adanya upaya meningkatkan asupan protein pada ternak yang justru sumber ternak itu sendiri sehingga menimbulkan gejala kerusakan otak akibat prion.  Produksi unggas yang dilakukan dengan mempercepat metabolisme ternak juga menyebabkan kerentanan terhadap penyakit avian influenza.

Untuk mengurangi dampak negatif dari usaha  manusia untuk memenuhi kebutuhan pangan, lahan, dan energi, Usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup harus dapat diimbangi dengan pemahaman bahwa kita tidak hidup sendiri. Manusia dalam beragam aktivitasnya tidak dapat lepas dari hubungannya dengan manusia, hewan, dan lingkungannya. Oleh karena itu, dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidup manusia dengan tujuan kesejahterhan manusia, dan bagaimana manusia bisa sejahtera  jika kondisi lingkungan sekitarnya rusak. Hal inilah yang menyebabkan adanya pemikiran tentang pentingnya keseimbangan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan yang dapat diaplikasikan dalam pemenuhan kebutuhan pangan, tanah, dan energi. Konsep adanya keseimbangan antara ketiganya disebut dengan One Health, dimana dalam upaya menyejahterahkan (sehat) manusia, harus diikuti pula adanya keseimbangan antara kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan.

Hal penting yang  juga perlu dipahami dalam upaya mengaplikasikan One Health adalah upaya tersebut tidak hanya dilakukan oleh mereka yang memiliki profesi medis, namun harus dilakukan atas kerjasama antar segala profesi dikarenakan dalam melakukan aktifitas, manusia tidak dapat lepas dari aspek sehat secara fisik maupun psikis. Mengaplikasikan konsep one health dapat dilakukan dengan mengaplikasikan hidup sehat mulai dari diri sendiri, orang lain, mahluk-mahluk lainnya, serta sehat dengan lingkungan. Seorang penjaga kandang yang mencuci tangan terlebih dahulu sebelum dia makan merupakan contoh sederhana dalam mengaplikasikan konsep one health. Ayo, mulai dari sekarang perhatikan diri kita, orang lain di sekitar kita, dan lingkungan kita untuk masa depan yang sehat..

Updated: January 31, 2021 — 6:59 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *