Matahari: Sahabat Bumi

Pagi ini, Bogor diawali dengan suasana mendung yang dingin. Cuacanya sangat bersahabat untuk memulai hari ini. Saat bersinggungan di jendela ternyata mentari pagi hari sudah mulai membagi-bagi energinya bagi mahluk hidup di bumi.

Sinar matahari selama kurang lebih 12 jam selalu setia menyinari bumi, sehingga manusia tidak memerlukan bohlam lampu untuk menerangi. Bayangkan berapa banyaknya bohlam lampu dan energy yang terpakai untuk menciptakan cahaya yang terang benderang.

Sinar matahari memiliki beberapa sinar yang sangat bermanfaat bagi mahluk hidup. Salah satunya bagi tumbuhan yang membutuhkan sinar matahari untuk berfotosintesis. Hasil fotosintesis berupa oksigen atau glukosa dimanfaatkan bagi mahluk hidup lainnya untuk bertahan hidup.

Panas matahari juga merupakan bentuk energi yang sering dimanfaatkan oleh mahluk hidup. Panas matahari dapat membantu manusia untuk mengeringkan pakaian basah dan mengeringkan biji-bijian. Manfaat sinar matahari yang lain (lihat di sini).

Namun kini, jarang sekali ditemui cuaca bersahabat karena cuaca yang panas dan tidak menentu. Hal tersebut karena cahaya matahari yang masuk ke bumi kurang tersaring akibat dari atmosfer yang semakin menipis. Hal tersebut diakibatkan semakin banyaknya polusi di udara.

Agar bisa kembali menikmati matahari yang bersahabat, kita harus menjaga bumi ini dari serangan polusi dan tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab.

Updated: January 31, 2021 — 6:38 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *