Masih Ingatkah Dengan Tebang Pilih Tanam?

Indonesia sudah lama terkenal dengan kekayaan alamnya, yaitu hutan tropikalnya beserta ekosistem hutannya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Tetapi sayangnya keberadaan hutan di Indonesia kini mulai berkurang karena banyaknya pengrusakan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Illegal logging, peladangan, serta kebakaran hutan adalah contoh kasus yang membuat keberadaan hutan kian terancam. Hilangnya keberadaan hutan juga dapat mempengarungi ekosistem hutan yang berfungsi sebagai tempat hidup masyarakat di sekitar hutan dan juga hilangnya habitat bagi hewan dan tumbuhan liar di hutan.

Program Tebang Pilih Tanam adalah program pemerintah dalam upaya pencegahan kerusakan hutan, dan sudah ditetapkan oleh kementerian kehutanan. Tebang Pilih Indonesia (TPI) merupakan perpaduan dari sistem-sistem silvikultur, Sistem silvikultur adalah sistem budidaya hutan atau tehnik bercocok tanam hutan yang dimulai dari pemilihan bibit, pembuatan tanaman, sampai pada pemanenan atau penebangannya.berdasarkan:

  1. tebang pilih dengan batas minimum diameter tertentu (50 cm dengan rotasi tebang 35 tahun),
  2. penyempurnaan hutan dengan tanaman sulaman (enrichment), dan
  3. pembinaan permudaan dengan pembebasan dari tumbuhan pengganggu (refining).

Sistem silvikultur TPI (Tebang Pilih Indonesia) ditetapkan dengan mempertimbangkan:

  • azas kelestarian hutan
  • teknik silvikultur yang sesuai dengan keadaan tempat tumbuh dan tipe hutan, serta
  • sifat tumbuh jenis pohon tertentu.

Pengelolaan hutan yang selama ini dilakukan dengan sistem tebang pilih dimaksudkan untuk menormalkan hutan dengan mengambil pohon-pohon yang tua, serta memelihara pohon-pohon muda, dan menanami areal yang kosong. Sayangnya yang dilakukan hanya menebang pohon-pohon tua tanpa memelihara pohon-pohon muda apalagi menanami areal kosong. Sebagai akibatnya areal kosong bertambah luas dan pohon-pohonmuda tidak dapat tumbuh dengan baik, sehingga tiap tahun tidak mencapai yang diharapkan.

Dengan kata lain produksi dari hutan akan menurun secara pasti bila tidak ada tindakan nyata dari masyarakat yang ada di lapangan/hutan.Maka dari sinilah kita sebagai masyarakat yang peduli akan lingkungan harus mulai bergerak, dan ikut serta menjalankan program tersebut. Karena perubahan kecil kita, akan berpengaruh besar bagi masa depan anak cucu kita!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *