Mahkota Dewa : Buah Simalakama

Pernahkah anda mendengar istilah buah simalakama? Buah simalakama yang sekarang dikenal dengan buah mahkota dewa Phaleria macrocarpa, merupakan buah asli Indonesia yang berasal dari papua.

Zaman dahulu buah ini disebut simalakama, hal ini disebabkan rasanya yang pahit jika dimakan langsung, tetapi sayang bila (memiliki banyak khasiat) tidak dimanfaatkan. Sebenarnya buah mahkota dewa memang tidak bisa dimakan secara langsung, karena adanya racun yang terdapat hampir di seluruh bagian tanaman, terutama biji dan berbahaya bagi tubuh. Sehingga bila ingin mengkonsumsinya, buah ini harus melalui beberapa proses hingga akhirnya dapat dikonsumsi.

Tanaman buah mahkota dewa ini dapat anda tanam dipekarangan rumah anda, buah mahkota dewa memiliki warna hijau ketika masih muda, dan warnanya akan berubah menjadi merah ketika sudah masak. Biji buahnya berbentuk bulat, memiliki warna cokelat dan berstekstur keras. Daging buahnya memiliki warna putih bersih, cenderung berair, dan memiliki serat. Pohon ini biasanya dikembangbiakkan dengan sistem cangkok. Selain untuk dikonsumsi buah mahkota dewa pun bisa menjadi obat luar, tergantung jenis penyakitnya.

Walaupun bermanfaat, tetapi dalam pengolahannya anda tidak bisa sembarangan, anda harus bertanya dulu kepada ahlinya bila ingin mengolah buah mahkota dewa. Tetapi jika anda ingin yang praktis, sekarang ini juga tersedia berbagai macam olahan mahkota dewa yang bisa anda dapatkan di toko-toko obat. Berikut kandungan zat-zat yang terdapat pada buah mahkota dewa dan bermanfaat bagi kesehatan anda :

  • Alkaloid, saponin,dan polifenol. Alkaloid, adalah detoksifikasi yang dapat menetralisir racun dalam tubuh. Saponin, yang berguna sebagai sumber anti-bakteria dan anti-virus, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi kadar gula darah, dan mengurangkan pembekuan darah.
  • Flavonoid yang terkandung dalam buah Mahkota dewa berguna untuk peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah penyumbatan pembuluh darah, mengurangkan kadar kolesterol dan mengurangkan penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah, mengurangkan kadar risiko penyakit jantung koroner, mengandungi anti-inflamasi (anti inflamasi), anti-oksidan, dan membantu mengurangkan rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan.
  • Polyphenol pada Mahkota dewa berfungsi sebagai anti histamin atau alergi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *