Kesejahterahan hewan bagi hewan, manusia, dan lingkungan

Apa kesejahterahan hewan?

Undang-Undang No 18 tentang Kesehatan Hewan dan Peternakan mendefinisikan Kesejahterahan hewan segala urusan yang berhubungan dengan keadaan fisik dan mental hewan menurut ukuran perilaku alami hewan, yang perlu diterapkan dan ditegakan untuk melindungi hewan dari perilaku orang atau badan hukum yang tidak layak terhadap hewan yang dimanfaatkan manusia. Beragam hewan yang dimanfaatkan oleh manusia tidak hanya hewan ternak (konsumsi), namun meliputi hewan peliharaan dan satwa liar.

Terdapat 5 aspek dalam kesejahterahan hewan meliputi :

  1. Bebas dari rasa lapar dan haus (Freedom form hunger and thirst)
  2. Bebas dari rasa tidak nyaman (Freedom from discomfort)
  3. Bebas dari rasa sakit, luka, dan penyakit (Freedom form pain, injury, and disease)
  4. Bebas dari rasa takut dan stress (Freedom from fear and stress)
  5. Bebas untuk mengekpresikan tingkah laku alami (Freedom to express natural behaviour)

Mengapa kesejahterahan hewan perlu?

Pentingnya kesejahterhan hewan terkait dengan hal-hal berikut:

Kesehatan manusia : kesejahterahan hewan yang baik dapat menurunkan resiko penularan penyakit ke manusia (zoonosis) dan memperbaiki keamanan pangan. Telah diketahui juga bahwa ikatan hubungan antara hewan dan manusia memiliki efek terapetik (penyembuhan).

Perkembangan sosial : tingkah laku manusia dan tingkah lakunya terhadap hewan memiliki efek terhadap tingkah laku manusia kepada sesama manusia.

Pengurangan kemiskinan dan Kelaparan : keberdaan hewan yang sejahtera dapat meningkatkan produktivitas dan membantu peternak memberikan suplai pangan ke keluarga dan lingkungan sekitar.

Manajemen Bencana : pentingya keberadaan hewan terhadap kehidupan (pemenuhan pangan dan kualitas hidup), sehingga keberadaan hewan harus masuk ke dalam persiapan dan respon bencana.

Keberlanjutan Lingkungan : manajemen ternak yang bertanggung-jawab akan memiliki dampak pada pengggunaan lahan, perubahan iklim, polusi, suplai air, konservasi habitat, dan keberadaan keanekaragaman alam yang lebih baik.

Updated: January 31, 2021 — 7:01 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *