Category: Terumbu Karang

THE CORAL REEFS OF INDONESIA

Indonesia’s coral reefs play a great role in the lives of many, from marine life to the life of people. The coral reefs create a habitable ecosystem for small fish and many other kinds of marine life. Here these small fish protect themselves against strong currents, predators and even find food. If coral reefs were to disappear then these small fish would not be able to thrive

TERUMBU KARANG KU SAYANG, TERUMBU KARANG KU MALANG

Terumbu karang merupakan salah satu komponen penyusun ekosistem laut. Terumbu karang hanya spesifik dapat ditemukan di daerah tropis dengan pusat penyebaran di wilayah Indo-Pasifik. Indonesia sebagai Negara tropis memiiki garis pantai terpanjang di dunia dengan mencapai 81.000 km. Dengan jumlah pulau sebanyak 18.306 pulau, menobatkan Indonesia sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam khususnya di kelautan.

RAYUANNYA TAK MENGUNDANG ANCAMAN KERUSAKAN DARIMU

Keindahan alam bawah laut Indonesia telah ada dari ratusan juta tahun lalu, namun sayangnya keindahan ini perlahan berkurang karena kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat bencana alam dan kecerobohan perilaku manusia. Menurut Worm dkk. (2006) perubahan pada biodiversity laut secara langsung dipengaruhi oleh eksploitasi, polusi, dan perusakan habitat, atau secara tidak langsung melalui perubahan iklim dan berhubungan dengan gangguan dari biogeochemistry laut.

THOSE ARE OUR CORALS!

As we know, Negri yang kita cintai ini kaya akan sumber daya alam. Mulai yang berada di daratan hingga lautan, maka tidak jarang banyak manusia yang memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan serta kepuasan hidup mereka. Tetapi manusia yang tidak pernah puas, and it’s correct. Mereka merampas kekayaan di alam bahkan yang seharusnya tidak dipergunakan seperti contohnya, Terumbu Karang.

KONDISI DAN SOLUSI PENYELAMATAN TERUMBU KARANG INDONESIA

Sebagian besar terumbu karang dunia, sekitar 55%, terdapat di Indonesia, Filipina, dan Kepulauan Pasifik; 30% di Lautan Hindia dan Laut Merah; 14% di Karibia; dan 1% di Atlantik Utara.Suatu kenyataan menunjukkan bahwa luasan terumbu karang di Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan dan mengalami kerusakan. Hal ini diakibatkan karena cara penangkapan ikan di sekitar terumbu karang yang sifatnya merusak, penambangan batu karang dan sedimentasi